PLAT FORM PEJUANG SILIWANGI INDONESIA

Bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami krisis multi dimensi, yang menjadi sentral krisis adalah Krisis Moral, Krisis Akhlak, dan Krisis Kepemimpinan, penyakit yang menjangkit pada bangsa adalah hilangnya keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, padahal bangsa kita sudah memiliki komitmen,kesepakatan bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang bermoral, berketuhanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,Dibuktikan dengan pernyataan bersama pada tahun 1928 yaitu dengan “Sumpah Pemuda 1928 “ dibingkai dengan “BHINEKA TUNGGAL IKA” Merupakan bukti Persatuan dan kesatuan menjadi nilai persaudaraan Nasional sebagai modal Bangsa Indonesia,sedangkan dari tujuan kemerdekaan itu adalah :

 Terwujudnya kecerdasan Bangsa Indonesia, dapat diakui didunia Internasional memiliki peradaban yang berahlak mulia
 Terwujudnya perekonomian yang kuat, sehinga mendapatkan kesejahteraan bagi seluruh Rakyat Indonesia, Secara Lahir dan Bathin
 Terwujudnya Keamanan, ketentraman bagi bansa Indonesia dan ikut serta dalam mempersatukan serta mendamaikan perdamaina dunia Internasional

Dengan terwujudnya tiga tujuan tersebut bangsa Indonesia akan mempunyai kewibawaan dimata dunia International. Kita sebagai bangsa yang besar mersa prihatin dan malu, padahal para leluhur/pejuang bangsa Indonesia telah memiliki pedoman,tuntunan yaitu rasa persaudaraan nasional, Filsafah bangsa Indonesia yaitu “PANCA SILA” yang dijadikan landasan Negara dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan Konstitusional, musyawarah mufakat adalah sebagai karakter bangsa Indonesia, artinya dengan musyawrah dan mufakat sebagai bukti, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang menganut paham “DEMOKRASI” dan Hak Asasi Manusia (HAM) Bangsa Indonesia telah lebih dulu dianjurkan oleh para pejuang bangsa jadi bukan hal baru bagi bangsa Indonesia.

Dalam kiprahnya Pejuang Siliwangi Indonesia diera Reformasi ikut serta aktif, memberikan dukungan terhadap perjuangan moral, yang dipimpin reformis dan para Mahasiswa, Pejuang Siliwangi Indonesia merasa terpangil untuk meluruskan sejarah

perjuangan bangsa Indonesia. Karena dengan multi krisis yang berkepanjangan mengakibatkan Dies Integrasi, nilai-nilai persaudaraan nasional terkontaminasi dengan interfensinya arus globalisasi yang sementara bangsa kita tidak memiliki keseimbangan dalam memberdayakan masyarakat, antara sistim pembangunan mental sepiritual dan pembangunan matrial/keduniawian nyaris melupakan kepada pembangunan mental/spiritual/ahlak mulia yang diajarkan oleh agama kita, bangsa kita terlalu diarahkan kepada kemegahan-kemegahan dunia, melupakan kepada masa depan bangsa Indonesia yang berahlak Mulia.

Pejuang Siliwangi Indonesia, bertekad melanjutkan perjuangannya, akan mengadakan pembenahan-pembenahan internal dan external dengan memupuk dan meningkatkan rasa persaudaraan nasional, dengan dilandasi keimanan, dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dengan meningkatkan kesadaran toleransi antar umat beragama, karena seluruh agama pada dasarnya tidak mengajarkan yang dilarang oleh Negara, seperti agama mengajarkan tidak boleh berbohong,berjina, minum-minuman keras,tidak boleh membunuh,dan tidak boleh mengambil yang bukan haknya dan yang sejenisnya dengan istilah sekarang adalh KKN.

Pejuang Siliwangi Indonesia, memberikan dan meningkatkan semangat kejuangan kepeloporan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan meningkatkan pemahaman Demokrasi. Demi terwujudnya kedaulatan rakyat yang penuh dengan hikmah dan kebijaksanaan serta kesadaran berbangsa.

Pejuang Siliwangi Indonesia tetap mengacu kepada pemahaman strategis dalam keikutsertaan membangun bangsa dengan sistim pembangunan “IPOLEK SOSBUD” dan “HANKAM” Dimana istilah ini akan lebih Strategis dalam membentuk manusia Indonesia, yang memiliki karakter sebagai “ Insan Kamal (Wal Kamil)” adalah insan bahagia didunia, artinya memiliki kesejahteraan lahir,dan menjadi Insan kamal nanti diakhir kemudian memiliki kebahagiaan yang hakiki, yaitu segala amal perbuatannya diterima/diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa mendapat kebahagiaan diakherat yang abadi.

Pejuang Siliwangi Indonesia, mendukung kesemua elemen masyarakat yang lebih memprioritaskan pembangunan pendidikan akhlak secara nasional disamping pendidikan umum secara nasional meningkatkan pembinaan imtaq.

Pejuang Siliwangi Indonesia sebagai organisasi kemasyarakatan dan kejuangan memiliki Visi dan Misi sebagai berikut :

a) VISI

“Dengan hati nurani yang didasari rasa keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”, Pejuang Siliwangi Indonesia sebagai organisasi terbuka merdeka, dan Demokratis, ikut serta membangun dan membenahi berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Panca Sila dan Undang-Undang Dasar 1945 demi terwujudnya masyarakat bangsa yang berbudi luhur/berakhlak mulia bermartabat memiliki moral yang tinggi, terbentuknya manusia seutuhnya lahir bathin dunia dan akherat, penuh dengan kedamaian dan persaudaraan yang hakiki. Pejuang Siliwangi Indonesia berjuang dan berupaya untuk lebih meningkatkan dibidang program pendidikan dan pembinaan kader bangsa sehingga mendapat perhatian utama, karena betapa pentingnya peran kader bangsa dalam menggerakan dan membentengi organisasi menjelang proses alih generasi kepada generasi baru (Re generasi ) sebagai penerus pejuang bangsa.

b) MISI

Misi utama organisasi Pejuang Siliwangi Indonesia adalah ikut membenahi, memperjuangkan, mempertahankan IDEOLOGI PANCASILA dan UNDANG-UNDANG DASAR 1945 dan ikut serta membangun bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan bangsa demi tegaknya keadilan, ketahanan Negara, keamanan Negara dan ketertiban masyarakat serta kesejahteraan social bagi seluruh rakyat Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pejuang Siliwangi Indonesia adalah sebagai organisasi kejuangan, independent bersifat terbuka, tidak mengenal latar belakang Agama Budaya, Suku, Keturunan dan selalu menganut Moto “ SILIH ASIH SILIH ASAH SILIH ASUH SILIWANGI “ demi kejayaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam terciptanya Indonesia Raya.

Pejuang Siliwangi Indonesia adalah sebagai organisasi social kemasyarakatan yang mengacu kepada Undang-Undang No : 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Pejuang Siliwangi Indonesia sebagai mitra TNI dan POLRI ikut serta dalam memberikan masukan masukan dalam penyusunan dan perumusan Undang-Undang No : 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara dan Undang-Undang No : 3 Tahun 2002 tentang Ketahanan Negara RI, karena dalam sejarah berdirinya Pejuang Siliwangi Indonesia selalu bermitra bahu membahu dengan TNI dan POLRI yaitu aktif dalam pembekalan, intelegensi berbaur dengan rakyat waktu itu, sebagai organisasi kelaskaran rakyat dalam memperjuangkan kemerdekaan RI, mengisi Kemerdekaan RI dan Pembangunan Nasional.

Komitmen dasar Pejuang Siliwangi Indonesia adalah :

 Menghayati, memperdalam nilai-nilai persatuan dan kesatuan sebagai perwujudan persaudaraan nasional dengan moto “ SILIH ASIH SILIH ASAH SILIH ASUH SILIWANGI “
 Tetap berpegang teguh kepada ideology Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.
 Tetap memperjuangkan amanat penderitaan rakyat sebagai pembuktian bahwa rakyat mempunyai kewenangan tertinggi secara demokratis dalam menegakan kedaulatan rakyat.
 Tetap memperjuangkan mewujudkan kecerdasan Bangsa Indonesia dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia serta ikut andil dalam menegakan keamanan dan perdamaian Dunia Internasional.
 Menghormati dan menghargai dan menyadari bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, multi dimensi, multi budaya, etnis dan agama itu adalah merupakan nilai-nilai dan kekayaan seni budaya bangsa Indonesia.
 Pejuang Siliwangi Indonesia tetap dan ikut serta menjaga Ketahanan dan Keamanan serta ketertiban masyarakat sesuai dengan Undang-Undang No : 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang No : 3 Tahun 2002 Tentang Ketahanan Negara Republik Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 Bahwa Negara Indonesia bukan Negara agama dan tidak mengharuskan menjadi Negara agama tetapi masyarakatnya rakyatnya berketuhanan, beragama sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Demikianlah sekilas Sejarah dan Plat Form Pejuang Siliwangi Indonesia sebagai organisasi kemasyarakatan yang mempunyai Hak dan Kewajiban dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dan sebagai warga Negara Indonesia demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan melaksanakan amanat Proklamasi 17 Agustus 1945 berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 , ahirnya kami berserah diri kepada Maha Pencipta, Allah Tuhan Yang Maha Esa semoga Niat dan Aqidah Bangsa Indonesia tetap dalam bimbingan dan lindungan-Nya, Amin.